Keselarasan astronomi yang unik akan terjadi pada tanggal 3 Maret, menawarkan kesempatan langka bagi para pengamat untuk menyaksikan apa yang sebelumnya dianggap mustahil: gerhana bulan total yang terjadi bersamaan dengan matahari terbit. Fenomena ini, yang dikenal sebagai selenelion (atau selenehelion ), diakibatkan oleh visibilitas yang tidak biasa dari gerhana bulan dan matahari terbit di langit secara bersamaan.
Visibilitas Lintas Wilayah
Pemandangan terbaik dari fase gerhana total akan tersedia di dekat Lingkar Pasifik. Untuk Amerika Utara, waktunya bervariasi: Zona Waktu Timur akan melihat bulan terbenam saat fajar; lokasi yang lebih jauh ke barat mungkin menangkap bulan yang muncul dari bayangan Bumi saat bulan tenggelam di bawah cakrawala. Orang Hawaii akan mendapatkan pemandangan yang optimal, dengan bulan berada tinggi di atas kepala selama totalitas. Sementara itu, di Asia Tengah dan Australia bagian barat, bulan akan terbit saat keluar dari bayangan bumi. Australia Timur, Papua Nugini, Jepang, dan Siberia bagian timur juga akan menikmati kondisi pemandangan malam yang nyaman.
Bulan akan memasuki bayangan Bumi pada pukul 03.03 PST, dengan total fase berlangsung selama 59 menit. Untuk wilayah tertentu, hal ini akan menciptakan efek yang tidak biasa—kehadiran gerhana bulan dan matahari terbit secara bersamaan, sebuah pemandangan yang tidak dapat diperkirakan secara geometris.
Mengapa Ini Terjadi: Refraksi Atmosfer
Tampaknya ketidakmungkinan selenelion berasal dari pemahaman tradisional tentang gerhana bulan. Ketika matahari, bumi, dan bulan sejajar dalam satu garis lurus, dengan bumi di tengahnya, maka matahari dan bulan seharusnya berada pada jarak 180 derajat di langit. Namun, refraksi atmosfer membelokkan cahaya, membuat objek astronomi tampak lebih tinggi dari aslinya.
Artinya, matahari tampak terbit sedikit sebelum sebenarnya terbit, dan hal yang sama juga berlaku pada terbenamnya bulan. “Trik” atmosfer ini menciptakan jendela singkat—kira-kira 1 hingga 3 menit—di mana matahari terbit dan gerhana bulan dapat dilihat secara bersamaan di lokasi tertentu.
Variasi Regional dan Tempat Pemandangan Terbaik
Untuk wilayah di sebelah barat Continental Divide, efek ini mungkin tidak terlihat. Bulan kemungkinan besar akan muncul dari bayangan Bumi sebelum terbenam di sebagian besar Zona Waktu Pegunungan dan Pasifik. Zona Waktu Tengah akan melihat bulan muncul dari umbra bumi (bayangan paling gelap). Pengamat Zona Waktu Timur kemungkinan besar akan menyaksikan gerhana bulan sepenuhnya, sementara Atlantik Kanada mungkin hanya melihat sebagian tahap pembukaannya.
Untuk memaksimalkan visibilitas, pastikan ufuk timur dan barat tidak terhalang. Langit cerah sangat penting, karena senja yang cerah dan kabut atmosfer dapat mengaburkan pandangan dalam waktu 10–15 menit sebelum matahari terbit. Bulan yang mengalami gerhana akan menyerupai bola yang redup dan terang pada saat ini.
“Kehadiran gerhana bulan dan matahari terbit secara bersamaan merupakan peristiwa luar biasa yang menunjukkan efek refraksi atmosfer yang halus namun kuat terhadap persepsi kita tentang kosmos.”
Gerhana tanggal 3 Maret menawarkan kesempatan unik untuk menyaksikan keselarasan langka ini, mengingatkan kita bahwa fenomena yang tampaknya mustahil sekalipun dapat terjadi di alam.
