Segel Abad Pertengahan Menyembunyikan Permata Romawi Kuno, Mengungkapkan Status Bangsawan

0
17

Segel abad pertengahan yang baru ditemukan dari Essex, Inggris, menggabungkan keahlian dari dua era yang sangat berbeda: Abad Pertengahan dan Kekaisaran Romawi. Artefak tersebut, yang digali oleh ahli detektor logam pada akhir tahun 2024, menampilkan matriks perak berusia 800 tahun yang berisi batu permata berusia 2.000 tahun – kombinasi mencolok yang menunjukkan kekayaan dan pendidikan pemiliknya.

Penemuan dan Keanehannya

Segelnya sangat kecil, panjangnya hanya satu inci dan beratnya kurang dari satu ons. Tidak seperti cincin stempel pada umumnya, cincin ini memiliki lingkaran yang menandakan bahwa cincin itu dipakai sebagai liontin. Apa yang membuat temuan ini luar biasa bukan hanya usianya, tapi bagaimana dua periode digabungkan dalam satu objek.

Lori Rogerson, petugas penghubung penemuan di Essex, menggambarkan penemuan itu sebagai sesuatu yang “istimewa” karena pasangan seperti itu jarang terjadi. Komposisi segel tersebut menyoroti pencampuran konteks sejarah yang disengaja, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang motivasi pemiliknya.

“Rahasia Richard” Tertulis dalam Perak

Bingkai peraknya diukir dengan frasa Latin “SECRETUM.RICARDI”, yang berarti “Rahasia Richard” atau “segel rahasia Richard”. Cross pattée, simbol Kristen abad pertengahan yang terkait dengan kelompok seperti Ksatria Templar, juga ada.

Prasasti tersebut menunjukkan bahwa segel itu milik seorang pria bernama Richard, dan “rahasia” yang tersimpan di dalamnya kemungkinan besar adalah tanda otoritas pribadinya. Penggunaan bahasa Latin sendiri menunjukkan tingkat melek huruf dan status sosial yang umum di kalangan bangsawan.

Batu Permata Berusia 2.000 Tahun di Pusatnya

Bagian yang paling menarik dari segel ini adalah batu permata akik yang tertanam di tengahnya. Batu berwarna coklat kemerahan ini menggambarkan perlombaan kereta Romawi, lengkap dengan kusir yang memegang cambuk. Batu permata itu berasal dari akhir abad pertama SM. atau awal abad pertama Masehi, artinya dibuat lebih dari 1.200 tahun sebelum segel logam dibuat.

Ukirannya dirancang untuk menciptakan kesan yang benar saat ditekan menjadi lilin. Artinya Richard sengaja memilih artefak kuno untuk mewakili otoritasnya.

Status dan Simbolisme

Rogerson yakin Richard kemungkinan memilih batu permata Romawi untuk menunjukkan pengetahuannya tentang sejarah klasik dan kemampuannya memperoleh barang langka. Memiliki peninggalan seperti itu menandakan kekayaan dan kepentingan sosial yang besar.

Kombinasi citra Romawi dan abad pertengahan akan memberikan pernyataan yang berani tentang kekuatan Richard. Ini bukan sekedar segel; itu adalah simbol prestise.

Status Harta Karun dan Tampilan Masa Depan

Segel tersebut telah diserahkan untuk ditinjau berdasarkan Undang-Undang Harta Karun Inggris tahun 1996 karena kandungan perak dan usianya. Museum Braintree di Essex berharap dapat memperoleh artefak tersebut setelah pemeriksaan hukum.

Stempel ini bukan sekadar temuan arkeologis; itu adalah hubungan langsung dengan ambisi seorang bangsawan. Hal ini membuktikan bahwa bahkan pada Abad Pertengahan, status seringkali ditampilkan melalui akses terhadap simbol-simbol kekuasaan yang langka dan kuno.